Wisata Pulau Komodo, Sehari Penuh Menjelajah Surga Nusa Tenggara Timur

Wisata Pulau Komodo, Sehari Penuh Menjelajah Surga Nusa Tenggara Timur

Tanggal 13 September 2013 adalah hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Inilah hari di mana Pulau Komodo dinobatkan secara resmi sebagai salah satu keajaiban dunia. Pesona alam Nusa Tenggara Timur, khususnya Pulau Komodo kini semakin dikenal luas oleh dunia. Lonjakan wisatawan menjadi bukti nyata akan daya tarik pulau yang menjadi habitat asli sang kadal raksasa. Wisata pulau komodo pun semakin populer di kalangan bangsa sendiri.

Ada satu hal yang menarik dari kunjungan wisata ke komodo. Sama halnya dengan kunjungan ke daerah-daerah wisata pada umumnya, butuh waktu lebih dari satu hari untuk bisa sepenuhnya menikmati wisata di pulau ini. Namun bukan hanya itu saja. Antara satu destinasi wisata dengan destinasi wisata yang lain terpisah oleh laut yang cukup luas. Kapal pun menjadi satu-satunya sarana transportasi yang bisa diandalkan. Untuk itu, kamu perlu mempertimbangkan rental kapal sebelum jalan-jalan ke pulau komodo. Kamu pun bisa mempertimbangkan paket tour Full Day seperti yang ditawarkan oleh Sewaboat.

Paket Wisata Pulau Komodo Oleh Sewaboat

Mobilitas adalah satu hal yang kerap menjadi momok permasalahan bagi wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi kawasan Nusa Tenggara Timur, khususnya Pulau Komodo. Wisata ke komodo sendiri memang membutuhkan perencanaan yang matang. Bukan hanya logistik dan akomodasi, sarana transportasi untuk menuju ke Pulau Komodo juga harus diperhatikan.

Cara terbaik untuk menuju ke Pulau Komodo adalah dari Labuan Bajo. Bisa dibilang inilah pintu gerbang utama untuk menuju ke Taman Nasional Komodo, termasuk Pulau Komodo itu sendiri. Di sini jugalah kamu bisa menemukan rental kapal. Namun jika kamu menginginkan pengalaman wisata terbaik, ada baiknya memilih rental kapal yang juga menawarkan paket tur lengkap. Salah satunya adalah Sewaboat.

Rental kapal Sewaboat memiliki beberapa paket tur yang bisa kamu pilih. Ada paket wisata pulau komodo. Namun jika kamu menginginkan sesuatu yang lebih, Sewaboat juga menyediakan paket tour Full Day dengan beberapa destinasi wisata ikonik. Selain bisa mengunjungi Pulau Komodo, di sini kamu juga bisa mengunjungi Pulau Padar, Pantai Merah, Manta Point dan Pulau Kanawa.

Menikmati Pesona Alam Pulau Padar

Sebagai destinasi wisata, kawasan Indonesia Timur, termasuk Nusa Tenggara Timur mungkin tidak seramai dan sepopuler Bali. Namun jika melihatnya secara objektif dari pesona alam yang ditawarkan, keindahan bumi Nusa Tenggara Timur jelas tidak kalah dibandingkan dengan destinasi wisata lain yang ada di Indonesia. Salah satu keindahan tersebut juga bisa kamu jumpai saat berkunjung ke Pulau Padar. Inilah pulau yang akan mengawali petualanganmu jalan-jalan ke pulau komodo.

Pulau Padar adalah destinasi wisata pertama yang akan kamu kunjungi dalam paket tur Full Day Sewaboat. Sebenarnya pulau ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Meski demikian, pulau ini juga dikenal sebagai zona bebas komodo. Kadal raksasa ini sangat jarang terlihat di sini. Untuk kunjungan ke Pulau Padar sendiri akan dimulai dari Dermaga Kampung Ujung pada pukul 07.00 waktu setempat.

Satu aktivitas menarik yang bisa dilakukan di Pulau Padar adalah trekking. Medan trekking di Pulau Padar sendiri cukup beragam. Ada yang landai ada juga yang cukup terjal. Meski demikian, medan tersebut cukup aman dilalui bahkan oleh mereka yang jarang mendaki. Aktivitas trekking di pulau ini juga bisa menjadi pemanasan sebelum memulai wisata pulau komodo.

Selama perjalanan kamu akan disuguhkan pemandangan yang begitu menawan. Padang rumput luas membentang. Menariknya, warna padang rumput di sini akan berubah sesuai dengan musim. Saat musim hujan, Pulau Padar akan dihiasi rerumputan hijau. Namun saat musim kemarau, pulau ini berubah. Pulau Padar akan tertutup rerumputan kuning layaknya karpet alam yang membentang luas di sepanjang mata memandang.

Perjalanan mendaki bukit Pulau Padar memang menyenangkan. Akan tetapi bagian terbaik dari pulau ini akan segera kamu saksikan sesaat setelah mencapai puncak bukit. Pemandangan pulau yang masih lestari terlihat menyatu dengan birunya laut. Satu pemandangan yang tentunya tidak selalu bisa kamu jumpai. Biasanya, di sini para wisatawan akan menghabiskan waktunya dengan berfoto-foto ataupun sekedar menikmati keindahan alam Pulau Padar.

Trekking di Pulau Padar sendiri dijadwalkan berakhir pada pukul 09.00 waktu setempat. Setelah waktu yang telah ditentukan, wisata pulau komodo akan segera dimulai.

Petualangan di Habitat Kadal Raksasa, Pulau Komodo

Wisata ke komodo tidak akan bisa dikatakan sempurna sebelum mengunjungi pulau utama, yakni Pulau Komodo. Setidaknya butuh waktu sekitar 20 menit untuk mencapai destinasi wisata ini dari Pulau Padar. Dalam paket tur Full Day Sewaboat sendiri, kunjungan ini akan dimulai dari pukul 09.20 waktu setempat.

Bisa dibilang Pulau Komodo adalah habitat utama sang kadal raksasa. Namun ada yang menarik di sini. Meski komodo hidup bebas di pulau ini, kamu masih bisa menjumpai penduduk setempat yang hidup berdampingan dengan sang kadal raksasa.

Di dalam pulau seluas 390 km persegi ini setidaknya terdapat 1300 ekor komodo. Inilah daya tarik utama dari Pulau Komodo. Selain terkenal akan kadal raksasanya, pulau ini juga dikenal akan eksotisme flora yang mendiaminya. Sebut saja seperti pohon nitak. Kayu pohon ini kerap dimanfaatkan sebagai obat. Sedangkan untuk bijinya sendiri memiliki rasa gurih dan bisa dikonsumsi layaknya kacang polong.

Eksotisme Pulau Komodo bisa kamu nikmati dengan cara trekking. Inilah aktivitas yang bisa kamu lakukan saat mengambil wisata pulau komodo. Selama berpetualang di Pulau Komodo, padang rumput luas khas kepulauan Nusa Tenggara akan menyambut kedatanganmu. Selama kurang lebih 1 jam 40 menit, kamu akan disuguhkan pemandangan alam yang masih terjaga kelestariannya.

Jalan-jalan ke pulau komodo bisa meninggalkan kesan yang beragam dan penuh kontradiksi. Ada kekaguman namun juga ada kekhawatiran. Untuk itulah sangat disarankan untuk menyewa ranger jika ingin trekking di pulau ini. Biaya sewa ranger sendiri memang tidak masuk ke dalam paket tur Full Day Sewaboat. Karena itu, kamu harus menyewanya secara terpisah.

Sebagai bagian dari Taman Nasional Komodo, pulau ini memang begitu terjaga. Satwa liar kerap terlihat di sini. Namun tentu saja, kunjunganmu ke Pulau Komodo tidak akan sempurna sebelum melihat sang komodo yang hidup di alam bebas. Inilah bintang utama dalam wisata ke komodo.

Tidak sulit untuk menemukan sang kadal raksasa di sini. Jejak-jejak komodo sebenarnya sudah terlihat sejak pertama kali menjejakkan kaki di pulau ini. Tidak jarang sisa-sisa santapan sang kadal raksasa ditemukan. Ini bisa menjadi pemandangan yang cukup menarik sekaligus menegangkan.

Trekking selama 1 jam 40 menit tentu bisa sangat melelahkan. Namun mengingat apa yang kalian temukan selama di perjalanan, rasanya semua itu sudah terbayarkan. Jika ini dirasa masih belum cukup, destinasi berikutnya dijamin akan mengembalikan stamina yang terkuras.

Makan Siang dan Snorkeling di Pantai Merah

Maraton trekking di Pulau Padar dan Pulau Komodo jelas sangat menguras tenaga. Hanya ada sedikit jeda antara keduanya yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat. Untuk itulah di sesi ketiga ini petualanganmu relatif akan lebih ringan. Di sesi ketiga dalam paket tur Full Day Sewaboat ini jugalah, kamu bisa menikmati waktu istirahat sambil menikmati hidangan yang telah disiapkan.

Pantai Merah menjadi destinasi berikutnya dalam daftar jalan-jalan ke pulau komodo. Dari Pulau Komodo, destinasi wisata ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 15 menit. Pukul 11.15 sampai 13.00 waktu setempat adalah sesi khusus untuk makan siang. Namun bukan makan siang biasa. Makan siang kali ini akan kamu lakukan di Pantai Merah. Sebuah pantai yang terkenal akan warna pasir pantainya yang tidak biasa.

Nama Pantai Merah sendiri memang diambil dari warna pasir pantainya yang berwarna kemerahan atau cenderung merah muda. Karena itulah pantai ini juga kerap disebut dengan nama Pantai Pink. Bukan hanya memiliki warna pasir yang unik saja. Pantai ini juga menawarkan pemandangan alam yang menawan. Jadi bisa dibayangkan pengalaman seperti apa yang bisa didapatkan saat bersantap siang di pantai ini.

Makan siang bukanlah satu-satunya agenda di Pantai Merah. Setelah sesi makan siang selesai, kamu bisa menikmati pemandangan pantai atau menyusuri kehidupan bawah lautnya lewat snorkeling. Sewaboat sudah menyediakan masker dan fin untuk kamu yang ingin melakukannya.

Wisata pulau komodo memang tidak akan lengkap sebelum mengunjungi pantai yang satu ini. Sama seperti pantai-pantai di kawasan Nusa Tenggara pada umumnya, Pantai Merah juga terlihat masih terjaga. Pantai ini belum banyak tersentuh oleh tangan manusia. Kondisinya masih sangat alami. Bukan hanya pantainya saja yang masih terjaga, kehidupan bawah lautnya juga masih lestari. Lautnya masih jernih. Kehidupan bawah lautnya juga kaya. Terumbu karang dan beragam spesies ikan bisa kamu jumpai di sini.

Snorkeling di Pantai Merah memang bisa menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Ini juga bisa menjadi bagian yang tak terlupakan dalam sesi wisata ke komodo. Namun Pantai merah hanyalah sekedar pemanasan. Karena di destinasi berikutnya, kamu akan menemukan keindahan bawah laut yang jauh lebih mengundang decak kagum.

Menikmati Indahnya Pemandangan Bawah Laut Manta Point

Salah satu sisi menarik dari wisata pulau komodo adalah kehidupan bawah lautnya yang masih begitu terjaga. Keindahan tersebut hampir bisa dijumpai di setiap destinasi wisata pantainya. Namun di Manta Point kamu akan menemukan sesuatu yang lebih dari biasanya. Kamu akan menjadi saksi bahwa kehidupan bawah laut yang terjaga bisa begitu indah dan mengundang decak kagum setiap orang yang mengunjunginya.

Manta Point adalah destinasi berikutnya setelah Pantai Merah. Estimasi perjalanannya diperkirakan butuh waktu sekitar 15 menit. Karena itu, dalam paket tur Full Day Sewaboat, destinasi ini dijadwalkan mulai pukul 13.15 sampai 13.35 waktu setempat. Cukup singkat memang. Hanya sekitar 20 menit. Namun justru itulah yang membuat kunjungan kali ini begitu berharga.

Manta Point sendiri memang terkenal akan pemandangan bawah lautnya yang memesona. Namun yang menjadikan spot ini begitu istimewa adalah keberadaan ikan manta yang merupakan spesies ikan pari khas Indonesia Timur. Ikan pari ini bisa tumbuh hingga 3 meter panjangnya. Selain bisa menyaksikan ikan manta yang cukup langka, jika cukup beruntung, kamu juga bisa bertemu dengan koloni ubur-ubur.

Mengingat semua pesona yang dimilikinya, rasanya sayang jika tidak menyelami destinasi wisata ini lebih jauh lagi. Kesempatan seperti ini jelas tidak datang sewaktu-waktu. Bagi kamu yang ingin melihat lebih banyak tentang pesona alam Manta Point, kamu bisa snorkeling di sini. Jadi tidak hanya melihat dari permukaan saja, kamu juga bisa lebih dekat dengan kehidupan bawah laut Manta Point dan menyempurnakan jalan-jalan ke pulau komodo.

Waktu 20 menit mungkin terlalu singkat untuk mengeksplorasi Manta Point. Namun jika semua itu dirasa masih kurang, tunggu hingga destinasi berikutnya. Di destinasi terakhir, semua keindahan wisata pulau komodo seakan terangkum menjadi satu.

Bersantai dan Snorkeling di Pulau Kanawa

Perjalanan dari Manta Point ke Pulau Kanawa sebenarnya cukup jauh. Setidaknya memakan waktu sekitar 45 menit untuk sampai ke pulau ini. Namun selama perjalanan tersebut, kamu masih bisa menikmati pemandangan laut Nusa Tenggara yang indah. Gelombangnya juga cukup bersahabat.

Kunjungan ke Pulau Kanawa dijadwalkan mulai dari pukul 14.20 hingga 16.00 waktu setempat. Saat sampai di pulau ini, kamu akan memahami kenapa destinasi wisata ini menjadi penutup dari tur Full Day Sewaboat sekaligus sesi jalan-jalan ke pulau komodo. Pulau Kanawa seakan merangkum semua keindahan yang telah dikunjungi sebelumnya. Pantai yang indah dan laut yang jernih. Keindahan pulau ini tidak hanya bisa dilihat di permukaan saja. Saat menilik kehidupan bawah lautnya, kamu juga akan menyadari bahwa ekosistem pulau ini memang masih benar-benar terjaga.

Kondisi alam Pulau Kanawa yang masih asri tidak membuat destinasi ini minim fasilitas. Meski terbatas, kamu bisa menjumpai beberapa fasilitas khas tempat wisata pantai di sini. Salah satunya adalah bungalo yang bisa kamu jumpai di kaki bukit batu Pulau Kanawa. Bungalo ini juga bisa disewa. Jika kamu ingin menikmati wisata ke komodo lebih lama lagi, kamu bisa mempertimbangkannya. Arsitekturnya yang unik jelas akan memberi kesan tersendiri.

Kondisi pantai Pulau Kanawa yang masih terjaga seakan mengundang setiap wisatawan untuk menyusurinya. Kamu bisa bersantai sambil menikmati pemandangan pantainya atau menyelami keindahan itu lebih dalam. Selain indah di permukaan, pesona bawah laut Pulau Kanawa juga tidak kalah menawan.

Relaxing bukanlah satu-satunya hal yang bisa kamu lakukan di pulau ini. Bagi kamu yang ingin menyusuri pulau ini atau menikmati pengalaman khas wisata ke komodo lebih jauh lagi, kamu bisa snorkeling di sini. Pulau Kanawa memiliki pemandangan bawah laut yang begitu memesona. Terumbu karang dan beragam spesies laut bisa dijumpai di sini. Lautnya sendiri cukup bersahabat. Namun karena kunjungan ke Pulau Kanawa ini dilakukan pada sore hari, hembusan angin yang cukup kencang kerap kali menemani para wisatawan yang berkunjung ke pulau ini.

Kunjungan ke Pulau Kanawa dijadwalkan berakhir pada pukul 16.00 waktu setempat dengan destinasi terakhir Labuan Bajo. Perjalanan dari Pulau Kanawa ke Labuan Bajo sendiri diperkirakan butuh waktu sekitar 20 menit.

Sebenarnya paket tur Full Day Sewaboat bukanlah satu-satunya cara untuk menikmati kunjungan wisata pulau komodo. Sewaboat sendiri juga menyediakan paket wisata untuk menuju destinasi-destinasi wisata tertentu. Namun dengan mengambil paket tur, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Selain bisa mengunjungi beberapa tempat ikonik di sekitar Pulau Komodo, kamu juga bisa lebih menghemat waktu dan pengeluaran.

Add Comment

Top
WhatsApp chat